Pakai Baterai LFP, Intip Spek Supercar BYD YangWang U9

Jakarta – BYD resmi meluncurkan supercar di bawah sub-brand YangWang, yaitu YangWang U9. Supercar bertenaga listrik ini dijual di China dengan harga 1,68 juta yuan atau setara Rp 3,6 miliaran. Begini spesifikasi singaktnya.

Dikutip Carnewschina, BYD menyebut, U9 merupakan singkatan dari Ultimate 9. YangWang U9 menggunakan platform e4 dengan sistem suspensi Disus X dari BYD. Berkat platform dan suspensi itu, mobil ini bisa melaju secara unik dengan tiga roda, melompat bahkan ‘menari’.

YangWang U9 digerakkan oleh empat motor listrik dengan total tenaga 1.287 daya kuda. Torsi maksimalnya mencapai 1.680 Nm. Motor listriknya bisa berputar hingga kecepatan 21.000 rpm.

Supercar bertenaga listrik ini menggunakan sistem penggerak semua roda (AWD). Mobil ini mampu berakselerasi dari posisi diam hingga kecepatan 100 km/jam dalam 2,36 detik. BYD mengklaim, YangWang U9 bisa melaju di drag race jaark 400 meter (seperempat mil) dalam 9,78 detik.

Kecepatan tertinggi resmi YangWang U9 mencapai 309,19 km/jam. Mobil ini telah diuji di Sirkuit Internasional Shanghai dengan catatan waktu lap 2 menit 17,65 detik.

Tidak seperti mobil listrik kelas atas lainnya yang menggunakan baterai NCM (nikel kobalt mangan), YangWang U9 mengandalkan baterai lithium iron phosphate (LFP). Mobil ini memanfaatkan baterai tipe Blade yang dibuat oleh BYD.

Baterai LFP yang terpasang punya kapasitas 80 kWh. Sesuai pengujian CLTC, baterai itu bisa membawa YangWang U9 melaju sejauh 465 km. Daya pengisian maksimum adalah 500 kW. Mobil ini bisa dicas dari 30 persen hingga 80 persen dalam 10 menit.

YangWang U9 memiliki dimensi panjang 4.966 mm, lebar 1.295 mm, dan tinggi 2.029 mm. Wheelbase-nya mencapai 2.900 mm. Baterai berbobot 633 kg. Mobil ini memiliki bobot 2.475 kg, angka yang cukup besar untuk sebuah supercar.

Beralih ke interior, terdapat layar LCD dengan bezel tebal. Di sisi pengemudi ada layar berukuran 10,25 inci. Di tengah ada layar vertikal yang lebih besar dengan ukuran 12,3 inci. Sistem kokpitnya disebut DiLink dan ditenagai oleh chip 5G dan 4nm yang dikembangkan bersama oleh BYD dan Qualcomm.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*