10 Gejala Anak Kena Diabetes, Ayah-Bunda Wajib Tahu!

Ilustrasi anak mengidap diabetes. (Dok. Pexel)

 Diabetes merupakan salah satu jenis penyakit yang bisa menyerang siapa saja, termasuk anak-anak.

Menurut American Diabetes Association, sekitar 283.000 orang di bawah usia 20 tahun menerima diagnosis diabetes dan jumlahnya terus bertambah. Ada dua jenis diabetes (tipe 1 dan tipe 2) dan masing-masing memiliki penyebab, faktor risiko, dan komplikasi yang berbeda.

Diabetes Tipe 1 pada anak

Diabetes tipe 1 adalah kelainan autoimun yang menyebabkan sistem kekebalan Anda menyerang sel-sel di pankreas sehingga menghentikan produksi insulin alami. Padahal, insulin dibutuhkan karena membantu gula dalam aliran darah masuk ke sel-sel tubuh yang digunakan untuk energi. Jika tubuh tak bisa memproduksi insulin, gula dapat menumpuk di dalam darah yang dapat menyebabkan komplikasi kesehatan lainnya.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), diabetes tipe 1 lebih sering terjadi pada anak-anak, remaja, dan dewasa muda. Tidak diketahui apa yang menyebabkan diabetes tipe 1, tetapi faktor genetik dan lingkungan mungkin menjadi penyebabnya.

Diabetes Tipe 2 pada anak

Diabetes tipe 2 pada anak sudah tergolong penyakit kronis yang perlu perawatan medis secara khusus. Penyakit ini sebenarnya lebih sering dialami oleh orang dewasa. Namun, diabetes tipe 2 juga sudah banyak menyerang anak berusia di atas 10 tahun atau memasuki usia remaja.

Tanda Umum Diabetes pada Anak

Banyak tanda diabetes tipe 1 dan tipe 2 pada anak-anak. Satu perbedaan utama melibatkan presentasi gejala.

Menurut CDC, diabetes tipe 1 dapat berkembang dengan cepat dan bisa menjadi parah. Orang tua terkadang memperhatikan bahwa anak mereka tidak bertingkah seperti diri mereka sendiri, tetapi mereka tidak mengetahui alasannya.

Sementara itu, diabetes tipe 2 cenderung berkembang perlahan dari waktu ke waktu, dan banyak anak tidak mengalami gejala sama sekali. Diabetes tipe 2 seringkali baru diketahui saat pemeriksaan dokter.

Berikut adalah 10 kemungkinan tanda-tanda diabetes pada anak

1. Perubahan Kebiasaan Makan

Menurut American Diabetes Association, penderita diabetes cenderung minum air lebih banyak dari biasanya. Kondisi kesehatan tersebut dapat membuat Anda merasa sangat haus atau lapar tidak peduli seberapa banyak Anda makan.

2. Fluktuasi Berat Badan

Perubahan berat badan biasa terjadi sebelum diagnosis diabetes, terutama penurunan berat badan yang signifikan pada diabetes tipe 1 atau kenaikan berat badan yang lambat dan berlebihan pada diabetes tipe 2.

3. Perubahan Frekuensi Buang Air Kecil

Peningkatan frekuensi anak Anda ke kamar mandi memiliki korelasi langsung dengan peningkatan asupan air secara tiba-tiba, dan ini bisa menimbulkan kekhawatiran.

“Sepanjang malam anak sering ke kamar mandi. Pada siang hari, dia terkadang buang air kecil setiap 15 menit,” kata Kim Streif, seorang guru di Iowa dan orang tua dari seorang anak penderita diabetes tipe 1.

Sinyal peringatan merupakan pertanda bahwa anak perlu diperiksa ke rumah sakit.

4. Perubahan Tingkat Energi dan Mudah Letih

Kelelahan ekstrem dan perubahan tingkat energi termasuk salah satu gejala diabetes, terutama jika anak Anda merasa lebih lambat bergerak dan lamban dari biasanya.

5. Masalah Perut

Menurut CDC, penderita diabetes mungkin juga bisa mengalami mual, muntah, atau sakit perut. Gejala gastrointestinal ini cenderung lebih umum terjadi pada diabetes tipe 1.

6. Penglihatan Buram

Gula darah tinggi dapat menyebabkan lensa mata membengkak yang menyebabkan penglihatan kabur. Akibatnya, anak-anak menjadi tidak seimbang dan tidak dapat fokus dengan jelas.

7. Mati rasa atau kesemutan

Gula darah tinggi dapat menyebabkan neuropati diabetik, yang merupakan bentuk kerusakan saraf. Kondisi ini dapat hadir dalam berbagai bentuk, termasuk merasakan kesemutan di tangan atau kaki Anda.

8. Luka yang lama sembuh

Jika anak Anda mengalami luka, atau infeksi yang bertahan lebih lama dari biasanya, itu bisa menjadi tanda diabetes tipe 2. Ini bisa terjadi karena faktor-faktor seperti gula darah tinggi, neuropati diabetik, dan penurunan sirkulasi. Penderita diabetes umumnya lebih sering mengalami infeksi.

9. Area Kulit yang gelap

Penderita diabetes mungkin mengalami penggelapan di lipatan kulit mereka, seperti ketiak dan daerah leher. Gejala ini, yang disebut acanthosis nigricans, tidak selalu terlihat seperti memar, dan teksturnya bisa seperti beludru.

Hal ini disebabkan oleh resistensi terhadap insulin yang diproduksi secara alami dan berhubungan dengan diabetes tipe 2.

10. Nafas berbau buah

Anak-anak dengan gejala diabetes dapat mengalami napas yang berbau buah. Gejala yang berpotensi mengancam jiwa ini mungkin mengindikasikan ketoasidosis diabetik, dan biasanya hanya ada pada diabetes tipe 1.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*